PT. Mitra Blessindo Perkasa

Email

mitrablessindoperkasa@yahoo.co.id

Address

Jl. Daan Mogot KM.18, Komplek Pergudangan
Industri Semanan Megah Blok B-17,
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11850

Follow Us

Get in Touch
Kenapa Nomor Izin Edar AKD Penting Sebelum Membeli Masker Medis?

Kenapa Nomor Izin Edar AKD Penting Sebelum Membeli Masker Medis?

15 Agustus 2026izin edar AKD masker, cek AKD Kemenkes, alat kesehatan legal, nomor registrasi masker medis, e-Info Alkes
117237372

Kemasan masker medis biasanya memuat merek, jumlah isi, klaim filtrasi, tanggal kedaluwarsa, dan nomor izin edar. Dari seluruh informasi tersebut, nomor izin edar sering terlewat karena tampilannya tidak semenarik tulisan BFE 99% atau jumlah lapisan. Padahal, bagi konsumen, klinik, perusahaan, apotek, reseller, dan tim procurement, nomor tersebut merupakan salah satu titik pemeriksaan awal sebelum produk dibeli.

Izin edar AKD masker menunjukkan bahwa alat kesehatan produksi dalam negeri telah terdaftar dalam sistem Kementerian Kesehatan untuk diedarkan di Indonesia. Nomor AKD bukan sekadar ornamen kemasan dan bukan pula jaminan bahwa seluruh varian dari suatu merek otomatis tercakup. Buyer perlu mencocokkan nomor, nama produk, tipe, pendaftar, produsen, dan status izin. Artikel ini membahas arti AKD, perbedaannya dengan AKL, cara melakukan verifikasi, serta red flags yang perlu dihindari.

Apa Itu Nomor Izin Edar AKD?

AKD merupakan kode izin edar untuk alat kesehatan dalam negeri. Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan menjelaskan bahwa nomor izin edar alat kesehatan terdiri dari kode awalan dan rangkaian angka. Produk alat kesehatan dalam negeri menggunakan awalan AKD, sedangkan produk impor menggunakan AKL.

Kementerian Kesehatan menyediakan basis data resmi melalui e-Info Alkes dan PKRT untuk membantu masyarakat memeriksa produk, produsen, pendaftar, distributor, serta status izin yang tercatat.

Arti awalan AKD

Secara praktis:

  • AK menunjukkan kategori alat kesehatan;
  • D menunjukkan produk dalam negeri;
  • rangkaian angka setelahnya merupakan identitas izin edar produk.

FAQ resmi Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan menyebut bahwa izin edar alat kesehatan dan PKRT menggunakan 11 digit angka dengan awalan AKD atau PKD untuk produk dalam negeri, serta AKL atau PKL untuk produk impor. Penjelasan tersebut tersedia pada halaman FAQ Ditjen Farmalkes.

Apakah masker medis termasuk alat kesehatan?

Masker yang dipasarkan sebagai masker medis termasuk kategori alat kesehatan dan perlu mengikuti ketentuan registrasi yang berlaku. Karena itu, produk seharusnya memiliki identitas izin edar yang dapat ditelusuri.

Hal ini berbeda dari masker fashion atau penutup wajah nonmedis. Klaim “medical”, “surgical”, “BFE”, atau penggunaan untuk fasilitas kesehatan perlu didukung status produk dan dokumen yang sesuai.

“Nomor AKD bukan sekadar tanda bahwa sebuah merek pernah mendaftar. Buyer perlu memastikan nomor tersebut benar-benar cocok dengan nama, tipe, produsen, dan varian masker yang sedang dibeli.” — Tim Fit-U

Apa Bedanya AKD dan AKL?

AKD dan AKL sama-sama berkaitan dengan izin edar alat kesehatan, tetapi menunjukkan asal produksi yang berbeda.

Aspek

AKD

AKL

Kepanjangan praktis

Alat kesehatan dalam negeri

Alat kesehatan luar negeri

Asal produksi

Diproduksi di Indonesia

Diproduksi di luar Indonesia

Pihak terkait

Produsen dan pendaftar dalam negeri

Pendaftar atau pemegang izin untuk produk impor

Basis data

Daftar Alkes Dalam Negeri

Daftar Alkes Luar Negeri

Awalan nomor

AKD

AKL

Daftar alat kesehatan dalam negeri dapat dilihat melalui halaman resmi Daftar Izin Edar Alkes Dalam Negeri, sedangkan produk impor tercantum pada Daftar Izin Edar Alkes Luar Negeri.

AKD bukan berarti kualitasnya lebih rendah dari AKL

Awalan D dan L menunjukkan asal produksi, bukan peringkat kualitas. Produk AKD tidak otomatis lebih rendah atau lebih tinggi dari AKL.

Kualitas masker tetap perlu dinilai melalui:

  • spesifikasi teknis;
  • hasil pengujian;
  • kualitas material;
  • desain dan fit;
  • konsistensi antarbatch;
  • masa kedaluwarsa;
  • kemasan;
  • kemampuan produsen menjaga mutu.

AKD memberi informasi legalitas peredaran, sedangkan performa perlu dibaca melalui parameter teknis lain.

Kenapa Izin Edar Penting Sebelum Membeli Masker?

Membantu memastikan produk dapat ditelusuri

Nomor izin edar menghubungkan produk dengan informasi resmi mengenai nama produk, pendaftar, produsen, tipe, dan status izin.

Traceability penting ketika terjadi:

  • keluhan kualitas;
  • perbedaan produk dengan kemasan;
  • dugaan produk palsu;
  • kebutuhan penarikan barang;
  • pemeriksaan internal;
  • audit procurement;
  • verifikasi pemasok.

Produk tanpa identitas jelas lebih sulit ditelusuri ketika masalah muncul.

Mengurangi risiko salah klaim

Pasar masker dipenuhi istilah seperti medical grade, surgical, 3 ply, 4 ply, BFE 99%, KN95, atau KF94. Nomor izin edar membantu buyer memeriksa apakah produk terdaftar sesuai nama dan tipenya.

Nomor tersebut tidak membuktikan seluruh materi pemasaran secara otomatis, tetapi menjadi fondasi awal untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk memahami klaim filtrasi, baca cara membaca arti BFE 99% pada masker.

Mendukung kepatuhan procurement

Klinik, rumah sakit, perusahaan, sekolah, dan apotek sering memerlukan dokumen sebelum memasukkan produk ke daftar vendor.

Dokumen yang dapat diminta antara lain:

  • salinan izin edar;
  • technical data sheet;
  • hasil uji;
  • certificate of analysis bila tersedia;
  • informasi batch;
  • tanggal kedaluwarsa;
  • identitas produsen;
  • dokumen distribusi;
  • faktur atau surat jalan.

Verifikasi izin edar membantu tim procurement menghindari produk yang hanya memiliki foto sertifikat tanpa data yang cocok.

Membantu konsumen membedakan alat kesehatan legal

Kementerian Kesehatan menyebut e-Info Alkes sebagai platform resmi untuk mengakses produk yang telah terdaftar dan memantau status izin. Artinya, konsumen tidak perlu bergantung sepenuhnya pada klaim penjual.

Pengecekan dapat dilakukan menggunakan nomor izin, merek, nama produk, pendaftar, atau produsen melalui halaman pencarian e-Info Alkes.

Cara Cek AKD Kemenkes Langkah demi Langkah

1. Temukan nomor pada kemasan

Cari tulisan seperti:

  • Kemenkes RI AKD;
  • Nomor izin edar;
  • NIE;
  • Reg. No.;
  • Registration number.

Nomor seharusnya tercetak jelas dan tidak mudah membingungkan dengan nomor batch, barcode, atau kode produksi.

2. Buka situs resmi e-Info Alkes

Gunakan platform e-Info Alkes Kementerian Kesehatan. Hindari memeriksa melalui situs tidak resmi yang hanya menyalin data tanpa status terbaru.

3. Masukkan nomor atau nama produk

Pencarian dapat dilakukan berdasarkan:

  • nomor izin edar;
  • nama produk;
  • merek;
  • pendaftar;
  • produsen;
  • distributor.

Pencarian menggunakan nomor biasanya memberikan hasil paling spesifik. Bila tidak ditemukan, coba nama produk dan produsen.

4. Cocokkan seluruh informasi

Jangan berhenti ketika nomor muncul. Cocokkan:

  • nomor izin edar;
  • nama produk;
  • tipe atau varian;
  • merek;
  • pendaftar;
  • produsen;
  • status izin.

Contohnya, nomor yang sah untuk masker earloop dewasa belum tentu berlaku untuk duckbill anak atau KN95 dari merek yang sama.

5. Periksa status izin

Basis data dapat menampilkan status izin. Buyer perlu memastikan izin masih sesuai dan tidak hanya mengandalkan foto dokumen lama.

Untuk pembelian berulang, lakukan verifikasi berkala karena status produk dan data registrasi dapat berubah.

Contoh Pemeriksaan yang Benar

Misalnya, sebuah box menampilkan nomor AKD dan klaim “Masker Medis Earloop 3 Ply”.

Pemeriksaan yang benar bukan hanya memastikan nomor ditemukan, tetapi membandingkan:

Informasi kemasan

Informasi di e-Info Alkes

Merek

Harus cocok

Nama produk

Harus sesuai

Tipe atau model

Tidak boleh berbeda

Produsen

Harus dapat ditelusuri

Pendaftar

Harus sesuai data

Status

Harus diperiksa

Kategori

Harus relevan dengan alat kesehatan yang dibeli

Jika hasil pencarian menunjukkan produk lain, varian lain, atau produsen berbeda, hentikan transaksi sementara dan minta klarifikasi.

Red Flags Nomor Izin Edar Masker

Waspadai situasi berikut:

  • nomor tidak ditemukan di e-Info Alkes;
  • nomor ditemukan, tetapi nama produk berbeda;
  • nomor milik merek lain;
  • AKD dicantumkan pada produk impor tanpa penjelasan;
  • kemasan hanya menulis “Kemenkes” tanpa nomor;
  • penjual hanya memberikan screenshot yang dipotong;
  • angka pada box berbeda dengan dokumen;
  • satu nomor dipakai untuk semua varian;
  • produsen pada kemasan tidak cocok;
  • status izin tidak diperiksa;
  • nomor sulit dibaca atau tertutup stiker;
  • seller menolak memberikan foto kemasan lengkap.

Red flag tidak selalu berarti produk palsu, tetapi perlu diverifikasi sebelum pembayaran atau distribusi.

Apakah Nomor AKD Menjamin Masker Pasti Berkualitas?

Tidak sepenuhnya. Izin edar merupakan aspek penting dari legalitas dan registrasi produk, tetapi kualitas aktual tetap dipengaruhi oleh produksi, penyimpanan, distribusi, dan cara penggunaan.

Produk berizin dapat bermasalah bila:

  • disimpan pada kondisi yang salah;
  • melewati tanggal kedaluwarsa;
  • kemasan rusak;
  • terkena kelembapan;
  • produk palsu menggunakan nomor asli;
  • kualitas berubah karena sumber tidak resmi;
  • barang tercampur dengan batch berbeda.

Karena itu, izin edar perlu dipadukan dengan pemeriksaan fisik dan dokumen.

Periksa kondisi produk

Buyer perlu memeriksa:

  • segel box;
  • kondisi sachet;
  • tali;
  • nose wire;
  • lapisan;
  • bau yang tidak normal;
  • jumlah isi;
  • nomor batch;
  • tanggal kedaluwarsa;
  • konsistensi cetakan kemasan.

Beli dari kanal yang dapat ditelusuri

Pilih pemasok yang memberikan identitas perusahaan, invoice, dokumen produk, dan layanan keluhan. Harga murah tanpa traceability dapat meningkatkan risiko bagi buyer.

Hubungan AKD dengan Sertifikasi Produsen dan Distributor

Nomor izin edar berlaku pada produk. Sementara itu, produsen dan distributor memiliki persyaratan sarana serta sistem mutu tersendiri.

Kementerian Kesehatan menyediakan sistem sertifikasi untuk Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik dan Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik melalui portal Perizinan Sarana Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan.

Buyer B2B dapat memeriksa:

  • izin edar produk;
  • identitas produsen;
  • sertifikat cara pembuatan yang relevan;
  • izin distributor;
  • sertifikat distribusi yang baik;
  • kesesuaian gudang;
  • kemampuan traceability.

Izin produk dan sertifikasi sarana saling melengkapi, tetapi bukan dokumen yang sama.

Cara Procurement Mengelola Data AKD

Buat master data produk

Simpan data:

  • nama produk;
  • merek;
  • nomor AKD atau AKL;
  • model;
  • produsen;
  • pendaftar;
  • masa berlaku atau status;
  • tanggal terakhir dicek;
  • dokumen pendukung;
  • pemasok yang disetujui.

Cocokkan saat barang datang

Tim receiving perlu membandingkan barang dengan purchase order dan master data. Jangan hanya memeriksa jumlah karton.

Terapkan kontrol perubahan

Minta pemasok memberi tahu bila terjadi perubahan:

  • nomor izin;
  • produsen;
  • bahan;
  • desain;
  • isi kemasan;
  • lokasi produksi;
  • hasil uji;
  • label;
  • status registrasi.

Perubahan signifikan perlu dievaluasi sebelum produk kembali didistribusikan.

Setiap produk memiliki identitas dan dokumen masing-masing. Karena itu, buyer perlu memeriksa nomor registrasi pada varian yang akan dipesan.

Halaman produk yang dapat dijadikan rujukan:

Nomor izin edar aktual sebaiknya dicocokkan dengan kemasan dan database Kemenkes, bukan hanya mengandalkan informasi artikel.

Checklist Sebelum Membeli Masker Medis

Gunakan checklist berikut:

  • Produk mencantumkan nomor AKD atau AKL.
  • Nomor ditemukan pada e-Info Alkes.
  • Nama produk cocok.
  • Merek cocok.
  • Tipe atau model cocok.
  • Produsen dan pendaftar dapat ditelusuri.
  • Status izin telah diperiksa.
  • Dokumen teknis tersedia.
  • Hasil uji sesuai model produk.
  • Nomor batch tercantum.
  • Tanggal kedaluwarsa memadai.
  • Kemasan utuh.
  • Pemasok memberikan invoice.
  • Kanal keluhan tersedia.
  • Produk diterima sesuai purchase order.

FAQ Izin Edar AKD Masker

Apa arti AKD pada kemasan masker?

AKD menunjukkan izin edar alat kesehatan dalam negeri yang terdaftar di Kementerian Kesehatan.

Bagaimana cara cek AKD Kemenkes?

Masukkan nomor izin atau nama produk pada platform resmi e-Info Alkes, lalu cocokkan produk, produsen, tipe, dan status.

Apa beda AKD dan AKL?

AKD digunakan untuk alat kesehatan produksi dalam negeri, sedangkan AKL untuk alat kesehatan produksi luar negeri.

Apakah satu nomor AKD berlaku untuk semua masker dalam satu merek?

Belum tentu. Setiap produk atau varian perlu dicocokkan dengan data registrasi yang tercantum.

Apakah nomor AKD menjamin produk tidak palsu?

Tidak sepenuhnya. Produk palsu dapat menyalahgunakan nomor asli. Periksa kemasan, pemasok, batch, dan kecocokan data.

Kesimpulan

Nomor izin edar AKD merupakan salah satu alat paling praktis untuk menilai legalitas awal masker medis produksi dalam negeri. Nomor tersebut membantu menghubungkan produk dengan nama, tipe, pendaftar, produsen, dan status yang tercatat dalam sistem Kementerian Kesehatan.

Bagi konsumen, pengecekan AKD mengurangi ketergantungan pada klaim penjual. Bagi procurement, nomor tersebut menjadi bagian dari traceability, persetujuan vendor, penerimaan barang, dan kesiapan audit. Namun, izin edar bukan satu-satunya ukuran kualitas. Buyer tetap perlu memeriksa spesifikasi teknis, hasil uji, kondisi kemasan, batch, kedaluwarsa, serta kredibilitas pemasok.

Untuk meminta nomor registrasi, spesifikasi, sampel, atau penawaran masker medis Fit-U dengan dokumen produk yang dapat diverifikasi, hubungi tim Fit-U melalui WhatsApp.

Bagikan.

No comments yet

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.

Cookie membantu situs berjalan lancar dan mengingat preferensi Anda. Kebijakan Privasi.